Groundbreaking Water Front City Lanjas, Shalahuddin: Muara Teweh Wajah Baru Menuju Kota Sehat dan Estetik
MUARA TEWEH,humanusantara.com – Bupati Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng) H Shalahuddin, Rabu siang (1/7/2026), secara resmi membuka groundbreaking ceremony Proyek Penataan Kawasan Kumuh RT.04, RT.05, dan RT.06 Kelurahan Lanjas.
Kegiatan tersebut dirangkai dengan penyerahan sertifikat tanah relokasi bagi masyarakat terdampak.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Barut) Junaidi dalam laporannya pada kegiatan tersebut menyampaikan, proyek itu merupakan implementasi Perda RPJMD Barut 2024-2029.
Total penanganan kawasan sepanjang 610 meter dengan ruang lingkup penataan permukiman kumuh, peningkatan kualitas lingkungan dan ruang publik, pelebaran jalan, serta pembangunan Water Front City.
“Untuk 2026 ini, anggaran yang dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp48,5 miliar dengan target penanganan sepanjang 372 meter. Sisa penanganan akan dilanjutkan pada 2027 mendatang,” kata Junaidi.
Saat yang sama, Bupati Barut H Shlahhudin mengatakan, Kota Muara Teweh sebagai pusat aktivitas ekonomi dan pemerintahan sudah selayaknya memiliki infrastruktur memadai dan estetika kota yang indah.
“Melalui proyek penataan kawasan kumuh di Kelurahan Lanjas ini, kita tidak sekadar memperbaiki wajah kota. Melainkan secara langsung meningkatkan kualitas hidup, sanitasi, dan kesehatan lingkungan warga,” kata Shalahuddin.
Dikatakan, proyek tersebut mencakup pelebaran jalan dan pengembangan Water Front City di tepi Sungai Barito. Akses jalan yang lebih lebar akan melancarkan mobilitas dan distribusi barang.
“Langkah ini sekaligus menjadi fondasi pengembangan Water Front City. Kawasan tepian sungai akan menjadi ruang publik yang representatif, berdaya tarik, dan menjadi kebanggaan warga Muara Teweh,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyerahkan sertifikat tanah relokasi sebagai bentuk kepastian hukum. Ia mengakui proses relokasi butuh pengorbanan, namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barut berkomitmen hadir mendampingi.
“Saya pastikan Pemkab Barut akan selalu hadir mendampingi masyarakat guna memastikan hak-hak warga terpenuhi demi kehidupan yang lebih layak di masa depan,” tegasnya. (hns1/red)