Tenaga Kesehatan Puskesmas Tangkiling Harapkan Kenaikan TPP

PALANGKA RAYA,humanusantara.com – Dalam pertemuan reses perseorangan dengan Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Faridawaty Darland Atjeh, Kamis (27/8/2026), dokter dan tenaga kesehatan yang mengabdi di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu, Palangka Raya, mengharapkan adanya kenaikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Dalam pertemuan itu diungkapkan, bahwa TPP Puskesmas saat ini hanya dibayarkan 63 persen dari nasional, mereka berharap kondisi tersebut jangan sampai diturunkan lagi.

“Mereka mengharapkan kalau bisa TPP dinaikan lagi, karena dampai dari efisiensi anggaran TPP ke-13 tidak ada,” ungkap Anggota DPRD Kalteng Faridawaty, dalam keterangannya, Kamis (27/8/2026).

Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah Faridawaty Darland Atjeh meninjau fasilitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Tangkiling, saat reses perseorangan, Kamis (27/8/2026). Foto : Istimewa

Dikatakan, untuk badan layanan umum daerah (BLUD), jasa kapitasi dan jasa non kapitasi sudah cukup dalam menunjang kesejahteraan tenaga kesehatan yang mengabdi dalam melayani kesehatan masyarakat di wilayah itu.

Dalam pertemuan reses tersebut kata Faridawaty, bangunan Puskesmas juga merupakan kebutuhan mendesak untuk segera direhabilitasi. Hal itu perlu dilakukan, guna menciptakan standar pelayanan kesehatan yang baik dan optimal kepada masyarakat.

Dalam reses tersebut, Anggota Komisi III DPRD Kalteng, membidangi kesejahteraan rakyat, pendidikan, kesehatan, dan sosial tersebut, selain menyerap aspirasi dari dokter dan tenaga kesehatan, juga meninjau bangunan serta fasilitas pelayanan kesehatan di puskemas itu.

“Salah satu kebutuhan mendesak di Puskesmas Tangkiling adalah rehabilitasi bangunan yang rusak, ini yang disampaikan saat saya reses perseorangan ke puskesmas itu,” ujarnya.

Dikatakan, seharusnya di puskesmas tersebut ada ruang rawan inap, yang dibangun dengan dana kurang lebih Rp9 miliar lebih, sesuai dengan standar Kementerian Kesehatan RI.

“Kita mendorong agar bisa secepatnya dilakukan rehabilitasi bangunan, karena sangat penting, agar Puskemas Tangkiling bisa menjadi Puskesmas Kota dengan standar pelayanan kesehatan yang baik,” harapnya.

Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) I, meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, dan Gunung Mas itu juga mengungkapkan, puskesmas tersebut setiap harinya melayani sekitar 40-50 pasien, dengan didukung pelayanan Unit Gawat Darurat (UGD) 24 jam dengan kebanyakan pasien rujukan dari luar daerah.

“Puskesmas ini menerapkan pelayanan UGD 24 jam, sementara tidak ada fasilitas rawat inap, dengan kondisi gedung utama dibangun pada 2007 lalu, dan didukung luas tanah 1.300m²,” ungkapnya.

Selain masalah bangunan yang perlu rehabilitasi, dalam pertemuan, puskesmas tersebut juga perlu didukung dengan ambulans air, guna mengoptimalkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Selanjutnya, peningkatan ruang obat serta penambahan tenaga kesehatan lingkungan (Kesling) dan penambahan dokter.

“Mereka juga mengharapkan dukungan ambulans air, peningkatan ruang obat, penambahan tenaga kesling serta tambahan dokter,” terang Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kalteng itu.

Puskesmas tersebut selain dilayani tenaga medis, dilayani dua dokter Pegawai Negeri Sipil (PNS), satu dokter Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan satu counter. Sementara standarnya, harus dilayani 14 tenaga kesehatan, 1 fisioterapis medis dan 1 psikologis terapis.

“Mereka sudah mengusulkan ke Kementerian Kesehatan, oleh sebab itu dalam pertemuan reses mereka juga meminta bantuan untuk dibantu didorong agar segera direalisasikan dari Pemerintah Kota ke Kementerian Kesehatan,” pungkas Faridawaty, yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Kakteng itu. (hns1/red)

Anggota Komisi III DPRD Kalimantan TengahDPRD Kalimantan TengahFaridawaty Darland AtjehKecamatan Bukit BatuPuskesmas TangkilingReses PerseoranganTingkatkan TPP
Comments (0)
Add Comment