DPW Tani Merdeka Indonesia Kalteng Siap Kawal Program Kementan dan Perjuangkan Kesejahteraan Petani
SAMPIT,humanusantara.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kalimantan Tengah (Kalteng) menegaskan komitmennya untuk mengawal berbagai program strategis Kementerian Pertanian Republik Indonesia, agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para petani di seluruh kabupaten dan kota di Bumi Tambun Bungai.
Kegiatan nasional tersebut berlangsung selama empat hari, mulai 14-17 Mei 2026 lalu dan diikuti seluruh pengurus DPW Tani Merdeka Indonesia dari berbagai Provinsi Di Indonesia. Diklat itu menjadi bagian dari langkah konsolidasi organisasi dalam mendukung berbagai program strategi nasional di sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Komitmen tersebut disampaikan usai jajaran pengurus DPW TMI Kalteng mengikuti pendidikan dan pembekalan organisasi yang digelar di Ciawi, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Kegiatan tersebut dinilai memberikan wawasan yang lebih luas mengenai kondisi pertanian nasional sekaligus memperkuat peran organisasi dalam mendukung program swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional.

Ketua DPW TMI Kalteng Sumiasih, bersama jajaran pengurus menyampaikan apresiasi atas pembekalan tersebut. Menurut mereka, pendidikan organisasi itu telah membuka pemahaman yang lebih mendalam tentang arah kebijakan pertanian Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, serta menegaskan posisi Tani Merdeka Indonesia sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal pelaksanaan program pertanian hingga ke daerah.
Untuk wilayah Kalteng, khususnya Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), DPD TMI Kotim optimistis sektor pertanian akan bergerak ke arah yang lebih baik. Organisasi tersebut menyatakan siap mengawal implementasi program-program pertanian agar tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat bagi petani.
Dalam waktu dekat, sejumlah desa di Kabupaten Kotim disebut akan mulai merasakan manfaat dari berbagai program Kementerian Pertanian yang difasilitasi melalui jaringan Tani Merdeka Indonesia.
DPW TMI Kalteng juga terus memperluas jaringan organisasi agar dapat menjangkau lebih banyak petani hingga ke pelosok desa. Upaya tersebut diperkuat melalui sinergi antar pengurus, di antaranya Ketua DPW Sumiasih, Bidang Organisasi dan Kaderisasi Petrus, Sekretaris Jenderal Kentung, serta Bidang Usaha dan Koperasi Chindy Maulidtika Yunifa.
Wakil Ketua Bidang Usaha dan Koperasi DPD TMI Kabupaten Kotim Chindy Maulidtika Yunifa menegaskan, Tani Merdeka Indonesia bukan sekadar wadah berkumpul, melainkan sarana perjuangan nyata untuk menghadirkan kesejahteraan bagi petani.
“TMI bukan hanya wadah berkumpul, tetapi melalui TMI saya yakin dan optimistis petani-petani, khususnya di Kotim, akan semakin sejahtera. Berbagai program yang ada di Kementerian Pertanian akan kami bawa ke wilayah Kabupaten Kotim. DPD TMI Kabupaten Kotim tidak boleh tertinggal dalam urusan pangan,” ujarnya.
Chindy juga berharap, pemerintah daerah, khususnya Dinas Pertanian Kotim, dapat menjalin kolaborasi yang erat dengan Tani Merdeka Indonesia agar daerah tersebut dapat bergerak lebih cepat dalam mengakses berbagai program pertanian yang tersedia di tingkat pusat.
Selain itu, DPW TMI Kalteng mengajak masyarakat dan para petani untuk aktif mengawasi pelaksanaan program di lapangan. Apabila ditemukan dugaan pelanggaran atau penyimpangan, masyarakat diminta segera melaporkannya untuk dilakukan evaluasi. Jika diperlukan, laporan tersebut akan diteruskan ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan dari berbagai pihak, DPD Tani Merdeka Indonesia Kotim optimistis dapat menjadi motor penggerak pembangunan pertanian daerah serta memastikan para petani memperoleh manfaat nyata dari program-program pemerintah, menuju terwujudnya ketahanan dan kedaulatan pangan nasional. (hns1/red)