HumaNusantara.com
Fakta Terpercaya dari Nusantara

Bupati Barut bersama Wabup Tinjau Pembangunan Infrastruktur dan Penanganan Karhutla

0

MUARA TEWEH,humanusantara.com – Bupati Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng) H Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Rabu (2/9/2026), meninjau pembangunan infrastruktur di empat strategis serta menggelar dialog khusus penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kegiatan tersebut merupakan komitmen nyata dalam pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel pagi bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barut, yang dipusatkan di PDAM Muara Teweh, sebelum rombongan bergerak meninjau langsung sejumlah fasilitas pelayanan publik dan infrastruktur dasar.

Usai memimpin apel pagi, Bupati dan Wakil Bupati didampingi Sekretaris Daerah, Kepala Perangkat Daerah, serta undangan terkait langsung meninjau fasilitas penampungan air bersih milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Peninjauan difokuskan untuk mengecek kapasitas, kualitas, serta jaringan distribusi, agar kebutuhan air bersih masyarakat Kota Muara Teweh dan sekitarnya tetap terpenuhi dengan baik, terutama di tengah potensi musim kemarau.

Titik peninjauan kedua dilanjutkan ke gedung baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh. Bupati Shalahuddin juga mengecek langsung kesiapan ruang pelayanan, fasilitas medis, serta sarana pendukung lainnya. Langkah tersebut diambil guna memastikan gedung baru tersebut dapat segera difungsikan, sehingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat semakin optimal, prima, dan merata.

Rombongan kemudian bergerak menuju Desa Butong, Kecamatan Teweh Selatan, untuk meninjau calon lokasi pembangunan jembatan. Jembatan baru tersebut diproyeksikan menjadi infrastruktur penghubung vital yang dapat mempercepat akses transportasi, menekan biaya angkut hasil pertanian, serta memastikan mobilitas warga tetap lancar tanpa hambatan saat musim hujan tiba.

Masih di Desa Butong, Bupati juga turut meninjau progres rencana pemasangan jaringan listrik. Kepada pihak PT PLN (Persero), Bupati Shalahuddin meminta agar proses pengerjaan dapat dipercepat demi memenuhi hak dasar masyarakat perdesaan.

“Listrik ini bukan barang mewah, ini kebutuhan dasar. Anak-anak butuh belajar malam, pelaku UMKM butuh daya nyala, desa harus hidup. Tolong dipercepat,” kata Shalahuddin dalam kesempatan itu.

Menutup rangkaian kunjungan kerjanya di Kecamatan Teweh Selatan, ia menggelar dialog langsung bersama para Kepala Desa se-Kecamatan Teweh Selatan dengan fokus utama penanganan karhutla. Mengingat kondisi kabut asap yang mulai pekat di sejumlah titik.

“Saya menginstruksikan seluruh Kepala Desa untuk meningkatkan patroli, memperketat kesiapsiagaan masyarakat, serta mengaktifkan posko siaga desa,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi konkret, Pemkab Barut juga memprogramkan pembuatan sumur bor di wilayah rawan. Sumur bor tersebut nantinya difungsikan ganda, sebagai sumber air bersih saat kemarau sekaligus sarana pemadaman cepat saat terjadi kebakaran lahan.

“Kita tidak boleh lengah. Karhutla harus dicegah dari hulu. Sumur bor ini nanti kita kebut, supaya saat dibutuhkan airnya ada dan bisa langsung dipakai memadamkan api,” ujarnya. (hns1/red)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.