Masuk Buku II, Kinerja Bank Kalteng Diapresiasi
PALANGKA RAYA,humanusantara.com – Jajaran Komisi I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) mengapresiasi kinerja jajaran Direksi PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah atau Bank Kalteng, karena telah berhasil masuk dalam Buku II, sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan permodalan diatas Rp3,7 triliun.
Apresiasi itu disampaikan Anggota Komisi I DPRD Kalteng Yohannes Freddy Ering, saat dibincangi awak media, usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan jajaran Direksi Bank Kalteng beberapa waktu lalu.
Dikatakan Freddy, sebagai Bank “Oloh Itah” perkembangan dan kemajuan Bank Kalteng, sangat menjadi perhatian utama dari DPRD, khususnya Komisi I yang membidangi, pemerintahan, hukum, dan keuangan.
“Dari hasil RDP kita, kinerja Bank Kalteng sudah berjalan sesuai arah yang diharapkan atau on the track,” kata Freddy.
Politisi senior PDI Perjuangan itu menyampaikan, kinerja jajaran direksi Bank Kalteng itu terlihat dari aspek pelayanan kepada nasabah, pengembangan usaha, perluasan jaringan, serta kondisi kesehatan keuangan bank yang selalu terjaga dengan baik.
“Salah satu pencapaian terbaik Bank Kalteng, karena telag memenuhi syarat dan kriteria masuk dalam kategori Bank Buku II, dengan permodalan diatas Rp3 triliun lebih, ini sangat kita apresiasi,” ujarnya.
Dikatakan, posisi tersebut dinilai sangat strategis, karena akan menjadikan Bank Kalteng terhindar dari risiko penurunan klasifikasi atau degradasi.
Ia juga mengungkapkan, dari total laba bersih sebesar Rp368,5 miliar, dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) tahun buku 2025 diputuskan, 50 persen atau sekitar Rp184,2 miliar dibagikan sebagai deviden kepada pemegang saham, sedangkan 50 persen sisanya dimasukkan ke cadangan untuk memperkuat struktur permodalan.
“Kami dari Komisi I memahami dan menyetujui keputusan tersebut, mengingat kondisi ekonomi nasional yang turut memengaruhi kapasitas keuangan daerah,” pungkasnya. (hns1/red)