Bupati Shalahuddin Tinjau 5 Lokasi Strategis, Pastikan Layanan Vital Berjalan Baik
MUARA TEWEH,humanusantara.com – Bupati Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng) H Shalahuddin, didampingi Sekretaris Daerah Muhlis, Asisten III Setda Hj Anisa Cahyawaty, bersama para kepala perangkat daerah terkait, Selasa (23/6/2026), meninjau lima lokasi strategis di wilayah Muara Teweh.
Rangkaian kunjungan diawali dari PDAM Tirta Dharma, SPBU Perusda Batara Membangun, proyek pembangunan RSUD Muara Teweh, lokasi SPAM Jingah, hingga pengecekan ruas jalan dan progres Jembatan Lemo.
Di PDAM Tirta Dharma Muara Teweh, Shalahuddin bersama jajarannya melakukan peninjauan dan inspeksi langsung terhadap instalasi pengolahan air serta sistem distribusi. Ia menekankan agar pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap terjaga, terutama menghadapi musim kemarau.
Kunjungan dilanjutkan ke SPBU Perusda Batara Membangun untuk memastikan ketersediaan stok BBM dan kelancaran distribusi bagi masyarakat.
“Dua hal ini menyangkut hajat hidup orang banyak, harus dipastikan aman,” kata Shalahuddin.
Kunjungan ketiga, meninjau dan mengecek progres pekerjaan pembangunan RSUD Muara Teweh. Untuk pembangunan Wing B, ditargetkan selesai pada Desember 2026 atau dua bulan ke depan.
Dalam kesempatan itu, ia meminta pelaksana dan dinas teknis agar memperhatikan kualitas, waktu, dan mutu bangunan rumah sakit.
“Pelayanan kesehatan yang baik harus didukung infrastruktur yang baik juga,” ujarnya.
Peninjauan dilanjutkan ke lokasi SPAM di Kelurahan Jingah, untuk melihat kesiapan infrastruktur penyediaan air bersih bagi warga di wilayah Barut. Dan ditutup dengan pengecekan beberapa titik jalan dan meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Lemo.
Shalahuddin menegaskan, akses jalan dan jembatan merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Ia meminta percepatan pekerjaan tanpa mengabaikan kualitas konstruksi.
“Jalan dan jembatan yang baik akan memperlancar aktivitas warga dan distribusi barang. Nantinya jarak tempuh ke Kota Palangka Raya akan lebih singkat menjadi 4-5 jam,” lanjutnya.
Selain itu, ia juga menegaskan, maksud dan tujuan agenda kerja tersebut adalah untuk memastikan semua yang menyangkut pelayanan vital, sarana air bersih, stok BBM, pelayanan kesehatan, akses jalan dan Jembatan Lemo berjalan dengan baik, serta memastikan progres pembangunan berjalan sebagaimana mestinya.
Ia juga mengapresiasi seluruh jajaran yang terus bekerja melayani masyarakat Barut dengan optimal. (hns1/red)