Bangun Pendidikan, Sinergi Antara Orang Tua dan Guru Harus Diperkuat
PURUK CAHU,humanusantara.com – Jajaran DPRD Murung Raya (Mura), Kalimantan Tengah (Kalteng) mengharapkan agar sinergitas antara orang tua dan guru terus diperkuat. Hal itu sangat penting dalam membangun pendidikan berkarakter, guna menciptakan sumber daya manusia (SDM) berkualitas.
Menurut Anggota Komisi I DPRD Mura Tuti, tata krama, adab, sopan santun, etika, dan akhlak merupakan modal dasar yang harus ditanamkan sejak dini kepada anak-anak.
“Pendidikan karakter tidak dapat dibebankan hanya kepada satu pihak. Sinergi yang kuat antara orang tua, wali murid, dan guru menjadi kunci utama dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia,” kata Tuti, Senin (4/5/2026).
Dikatakan, di rumah, orang tua tidak hanya bekerja mencari nafkah dan mengurus rumah tangga, tetapi juga memiliki peran utama dalam memberikan arahan, nasihat, dan perhatian kepada anak. Sementara di sekolah, guru berperan sebagai orang tua kedua yang melanjutkan pembinaan.
“Pola saling menyalahkan antara pihak keluarga dan sekolah justru akan berdampak negatif bagi perkembangan anak,” tegas politisi Partai NasDem itu.
Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) II, meliputi Kecamatan Barito Tuhup Raya, Laung Tuhup dan Kecamatan Tanah Siang itu mengatakan, setiap permasalahan yang berkaitan dengan perilaku maupun prestasi anak harus diselesaikan melalui komunikasi dan kerja sama yang baik.
“Anak adalah cerminan dari didikan kita bersama. Jika di rumah diajarkan sikap hormat, kemudian di sekolah diperkuat dengan disiplin dan adab, maka akan lahir generasi Mura yang cerdas sekaligus berkarakter,” ujarnya.
Ia juga berharap sinergi antara orang tua dan guru dapat terus diperkuat melalui komunikasi rutin, peran aktif komite sekolah, serta keteladanan nyata dari kedua belah pihak.
“Pendidikan bukan semata-mata soal nilai rapor, tetapi tentang membentuk manusia seutuhnya. Dan itu dimulai dari tata krama,” demikian Tuti. (hns1/red)