HumaNusantara.com
Fakta Terpercaya dari Nusantara

Bupati Barut 2 Periode yang Juga Ketua DPD Demokrat Kalteng H Nadalsyah Koyem Tutup Usia

0

MUARA TEWEH,humanusantara.com – Kabar duka menyelimuti masyarakat Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng), Senin (5/10/2026) malam. Bupati Barut periode 2013-2018 dan 2018-2023, sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Kalteng H Nadalsyah Koyem tutup usia.

Nadalsyah meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Siloam Jakarta. Kepergian Nadalsyah meninggalkan duka bagi keluarga, masyarakat Bumi Iya Mulik Bengkang Turan, serta sejumlah pihak yang mengenalnya selama kiprahnya di dunia pemerintahan, bisnis, dan politik.

Wakil Bupati Barut Felix Sonadie Y Tingan menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Nadalsyah. Ia mengenang Nadalsyah sebagai sosok yang gigih dalam menjalankan aktivitasnya, baik di dunia bisnis maupun politik.

“Turut belasungkawa atas kepergian beliau. Beliau sosok yang gigih dalam menjalankan bisnis dan politiknya,” kata Felix.

Ia juga menyampaikan doa dan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan serta kesabaran dalam menghadapi kepergian Nadalsyah.

Almarhum H Nadalsyah Koyem Bupati Barito Utara periode 2013-2018 dan 2018-2023

“Untuk keluarga yang ditinggalkan, tetap semangat dan selalu diberikan kesabaran. Selamat jalan untuk Pak Nadalsyah,” ujarnya.

Dikatakan, jasa dan pengabdian Nadalsyah bagi Barut akan selalu dikenang.

Nadalsyah merupakan putra daerah yang lahir di Desa Lemo pada 12 Maret 1965. Ia meninggal dunia pada usia 61 tahun. Diketahui, jenazah almarhum akan dibawa menuju Muara Teweh, Selasa (6/10/2026). Jenazah Nadalsyah selanjutnya akan dimakamkan di Kompleks Islamic Centre Muara Teweh.

Sementara Bendahara DPD Partai Demokrat Kalteng Hatir Sata Tarigan menyampaikan, jenazah almarhum rencananya langsung diterbangkan menuju Muara Teweh untuk dimakamkan.

“Ini dari informasi yang kami dengar dari partai, dari sekretaris partai, bahwa beliau meninggal waktu Isya tadi,” ujar Hatir.

Menurutnya, beberapa hari terakhir Nadalsyah menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam, Jakarta.

Namun pihak partai belum memperoleh informasi lengkap dari keluarga terkait kondisi kesehatan terakhir almarhum sebelum meninggal dunia.

Dia mengungkapkan, Nadalsyah selama ini diketahui rutin menjalani pengobatan, termasuk ke Penang, Malaysia. Almarhum juga disebut pernah berjuang melawan penyakit kanker.

“Selama ini beliau selalu berobat ke Penang, kemudian ada kanker. Tapi sudah bertahun-tahun sehat saja. Yang terakhir ini mungkin apakah drop atau bagaimana, kami belum dapat informasi dari keluarga,” ungkapnya.

Ditambahkan, berdasarkan informasi yang diterima, jenazah almarhum direncanakan diterbangkan ke Muara Teweh pada malam yang sama untuk dimakamkan.

“Malam ini juga diusahakan diterbangkan ke Muara Teweh untuk dimakamkan di sana,” jelasnya.

Sosok yang pernah menjabat Bupati Barut itu dinilai memiliki peran penting dalam membesarkan dan memperkuat Partai Demokrat di Bumi Tambun Bungai.

Ia menyebut seluruh kader Demokrat turut merasakan duka mendalam atas wafatnya tokoh yang selama ini menjadi panutan dan pemersatu partai.

“Jelas ini kita berduka semua, karena memang beliau tokoh yang kita cintai, kita kasihi, karena beliau berperan sekali membesarkan Partai,” tukasnya.

Atas nama keluarga besar Partai Demokrat, Hatir menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan serta mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.

“Kepada keluarga, kami ucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya beliau. Semoga seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan untuk menghadapi cobaan ini,” demikian Hatir. (ist/hns1/red)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.