Mahasiswa Agribisnis UPR Praktikum Konservasi di BKSDA Kalteng
PALANGKA RAYA,humanusantara.com –Sejumlah mahasiswa Program Studi (Prodi) Agribisnis, Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Kehutanan, Perikanan, Universitas Palangka Raya (UPR) menggelar kegiatan praktikum di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah (Kalteng), belum lama ini.
Kepala BKSDA Kalteng Andi M Kadhafi, S.Hut., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menjaga kelestarian hutan sebagai bagian dari ekosistem yang tersisa, terutama fungsi hutan yang dapat dibagi menjadi beberapa bagian, hutan konservasi, hutan lindung, hutan produksi, serta penggunaan lainnya.
“Kawasan hutan konservasi merupakan ekosistem yang sangat penting untuk dijaga, karena memiliki peran besar dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Sehingga saya berharap agar Prodi Agribisnis terus bersinergi dengan BKSDA Kalteng, sehingga dapat mendukung pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan secara berkesinambungan,” ucapnya.

Disisi salin pemateri kegiatan Ely Triana, S.Hut., M.Si menjelaskan, penyelenggaraan konservasi sumber daya alam berpedoman pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 dengan prinsip utama sustainability (keberlanjutan).
“Dalam pelaksanaannya, konservasi menghadapi berbagai tantangan, di antaranya pertumbuhan penduduk yang meningkat serta eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan,” ujarnya.
Dikatakan, BKSDA memiliki tugas utama dalam melaksanakan pengelolaan konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya, khususnya pada kawasan seperti cagar alam, suaka margasatwa, taman wisata alam, dan taman buru.
Selain itu, BKSDA juga berperan dalam pelestarian keanekaragaman hayati serta pembinaan pengelolaan Taman Hutan Raya (Tahura), dimana kawasan konservasi memiliki berbagai manfaat penting, antara lain sebagai tempat wisata alam seperti ekowisata, trekking, dan birdwatching, menjaga siklus air dan hidrologi, menyerap karbon untuk mitigasi perubahan iklim, menjadi habitat bagi flora dan fauna, serta memiliki potensi sebagai energi terbarukan seperti panas bumi.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa yang mengikuti kegiatan itu aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi dengan narasumber. Tidak hanya itu, beberapa mahasiswa juga mampu menjawab pertanyaan yang diberikan oleh narasumber, sehingga suasana kegiatan menjadi lebih interaktif dan menarik.
Sebagai bentuk penghargaan dan ucapan terima kasih atas ilmu yang telah diberikan, pada akhir kegiatan, perwakilan mahasiswa menyerahkan plakat kepada narasumber Ely Triana, S.Hut., M.Si, selaku perwakilan BKSDA Kalteng.
Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya konservasi sumber daya alam dan peran BKSDA dalam menjaga kelestarian lingkungan, serta menumbuhkan semangat mencintai lingkungan kepada mahasiswa-mahasiswa yang mengikuti praktikum ini. (hns1/red)