Gejolak Harga Energi Berdampak pada Masyarakat Berpenghasilan Rendah

PALANGKA RAYA,humanusantara.com – Jajaran DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) mengingatkan kepada pemerintah, untuk mengantisipasi gejolak harga energi yang terjadi sekarang ini. Pasalnya, gejolak tersebut bakal berdampak terhadap masyarakat berpenghasilan rendah.

Anggota Komisi III DPRD Kalteng) Faridawaty Darland Atjeh mengingatkan pemerintah, agar memberikan perhatian serius terhadap dampak lanjutan dari gejolak harga energi tersebut.

“Karena kelompok masyarakat berpenghasilan rendah menjadi pihak yang paling rentan merasakan dampak kenaikan berbagai kebutuhan, akibat perubahan harga energi,” kata Faridawaty, kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Ia menilai, kenaikan biaya hidup yang terjadi secara berantai dapat mempersulit masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar, termasuk membiayai pendidikan anak serta mengakses layanan kesehatan yang layak.

“Karena itu langkah antisipatif dari pemerintah dinilai sangat diperlukan, agar kondisi tersebut tidak semakin membebani masyarakat,” ujar Anggota Komisi III DPRD Kalteng, membidangi kesejahteraan rakyat, pendidikan, kesehatan, dan sosial itu.

Dikatakan, di tengah fluktuasi harga energi, yang harus menjadi perhatian adalah menjaga kestabilan biaya sekolah dan fasilitas kesehatan bagi masyarakat kelas bawah agar mereka tidak semakin terbebani.

Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Kalteng itu mengatakan, pendidikan dan kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara, yang harus tetap dapat diakses tanpa hambatan, termasuk ketika terjadi tekanan ekonomi.

“Pemerintah perlu memastikan berbagai program yang telah berjalan di sektor pendidikan dan kesehatan tetap terlaksana secara optimal,” harapnya.

Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) I, Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, dan Gunung Mas itu mengatakan, keberlangsungan layanan pendidikan dan kesehatan yang terjangkau akan menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas hidup masyarakat.

Jika kedua sektor tersebut terdampak oleh meningkatnya biaya hidup, maka kelompok rentan akan menghadapi tantangan yang semakin besar dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka.

“Pemerintah harus memastikan seluruh bantuan dan program perlindungan sosial yang berkaitan dengan pendidikan maupun kesehatan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan Ketepatan sasaran program dinilai menjadi salah satu faktor utama dalam mengurangi beban masyarakat di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu,” terang Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Kalteng itu.

Ia juga menyampaikan, keberpihakan kebijakan kepada masyarakat berpenghasilan rendah menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas sosial. Saat tekanan ekonomi meningkat, pemerintah dituntut hadir melalui kebijakan yang mampu memberikan perlindungan bagi kelompok rentan agar tidak semakin tertinggal.

“Selain menjaga keterjangkauan biaya pendidikan dan layanan kesehatan, penguatan berbagai skema bantuan sosial juga perlu dilakukan secara berkelanjutan. Langkah ini dapat membantu masyarakat menghadapi dampak kenaikan biaya hidup yang muncul akibat perubahan harga energi,” pungkasnya. (hns1/red)

Anggota Komisi III DPRD Kalimantan TengahBerdampak Pada MasyarakatBerpenghasilan RendahDPRD Kalimantan TengahFaridawaty Darland AtjehKenaikan Harga EnergiPerlu Langkah Antisipasi
Comments (0)
Add Comment