Festival Budaya Tira Tangka Balang 2026 Momentum Melestarikan Seni, Adat dan Budaya Lokal
PURUK CAHU,humanusantara.com – Festival Budaya Tira Tangka Balang (FBTTB) 2026, yang digelar dalam rangkaian peringatan hari jadi ke-24 Kabupaten Murung Raya (Mura), Kalimantan Tengah (Kalteng) merupakan momentum penting dalam menjaga identitas masyarakat.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua I DPRD Mura Dina Maulidah kepada wartawan, Selasa (4/8/2026). Ia mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut, yang dipusatkan di Alun-Alun Festival Budaya Tira Tangka Balang 2026 yang digelar di Alun-Alun Jorih Jerah, Puruk Cahu.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam melestarikan seni, adat, dan budaya lokal yang merupakan identitas masyarakat Mura,” kata Dina.
Dikatakan, Festival Budaya Tira Tangka Balang bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat persatuan masyarakat dari berbagai kecamatan melalui semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya daerah.
“Festival ini merupakan wadah yang sangat baik untuk menjaga dan memperkenalkan kekayaan budaya Mura kepada masyarakat, terutama kepada generasi muda, agar semakin mencintai dan bangga terhadap budaya daerahnya,” ujarnya.
Ia juga mengatakan, keterlibatan ratusan peserta dari seluruh kecamatan menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam melestarikan warisan budaya yang dimiliki.
“Keberagaman cabang lomba yang dipertandingkan, termasuk permainan tradisional Balogo, menjadi bukti bahwa budaya lokal masih hidup dan perlu terus dipertahankan di tengah perkembangan zaman,” pungkas Srikandi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu. (hns1/red)