Kebakaran di Jalan Christopel Mihing Palangka Raya Hanguskan 9 Bangunan, Kerugian Ditaksir Capai Ratusan Juta Rupiah
PALANGKA RAYA,humanusantara – Kebakaran hebat menghanguskan sembilan unit bangunan di Jalan Christophel Mihing, Kecamatan Pahandut, Kota Palangk Raya, Kalimantan Tengah, Kamis siang (15/1/2026).
Kebakaran tersebut menghanguskan tujuh kios dan dua bangunan terdampak, yang sebagian besar merupakan tempat usaha milik warga.
Kepada wartawan, salah satu saksi mata Norliansyah mengungkapkan, api pertama kali terlihat berasal dari warung kelontong miliknya. Api diduga muncul dari bagian dapur sebelum akhirnya membesar dan sulit dikendalikan.
“Awalnya api berasal dapur warung kelontong dan secara cepat menyebar kebagian bangungan sekitarnya,” ungkapnya.
Dikatakan, saat api mulai membesar, warga sekitar berupaya menyelamatkan diri sekaligus mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan.
Bahkan, beberapa pedagang dan warga tampak bergotong royong mengangkut barang dagangan ke tempat yang lebih aman, meski sebagian besar tidak dapat terselamatkan.
Saat yang sama, koordinator Call Center 112 Kota Palangka Raya Sucipto mengatakan, berdasarkan data sementara, terdapat sembilan bangunan yang terdampak kebakaran.
Dari jumlah tersebut, tujuh bangunan dilaporkan terbakar parah, sementara dua bangunan lainnya mengalami kerusakan sebagian.
“Total ada sembilan bangunan yang terdampak. Tujuh di antaranya terbakar dan dua bangunan terbakar sebagian,” kata Sucipto.
Dikatakan, bangunan-bangunan tersebut mayoritas merupakan tempat usaha milik warga, seperti warung dan lapak pedagang.
Seluruh bangunan berbahan dasar kayu, sehingga api dengan cepat menjalar dari satu bangunan ke bangunan lainnya.
“Api diduga berasal dari warung yang berada di tengah, lalu merembet ke sisi kanan dan kiri. Bangunan ini semuanya dari kayu dan di dalamnya ada beberapa pedagang usaha,” jelasnya.
Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.
“Selama satu jam api akhirnya berhasil dikendalikan agar tidak meluas ke kawasan permukiman lain di sekitarnya,” terangnya.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Pihak terkait menyatakan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari petugas berwenang guna memastikan sumber api dan penyebab utama kejadian tersebut.
“Kami masih menunggu hasil dari petugas yang berwajib untuk memastikan penyebab kebakaran,” pungkasnya.
Untungnya kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. (hns1/red)