HumaNusantara.com
Fakta Terpercaya dari Nusantara

Jaga Kualitas Infrastruktur Strategis, Bupati Shalahuddin Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Lemo

0

MUARA TEWEH,humanusantara.com – Guna memastikan kualitas infrastruktur strategis, Bupati Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng) H Shalahuddin, Kamis (1/10/2026), meninjau progres pembangunan jembatan Lemo.

Dalam peninjauan itu, ia didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Sekretaris Daerah (Sekda) Muhlis, serta jajaran pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barut.

“Peninjauan ini kami  lakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan pembangunan infrastruktur berjalan sebagaimana yang telah direncanakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Shalahuddin.

Ia juga mengatakan, peninjauan dilakukan guna memastikan proyek infrastruktur strategis tersebut berjalan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB), spesifikasi teknis, serta target waktu penyelesaian yang telah ditetapkan.

“Kehadiran kami sekaligus menunjukkan komitmen tinggi Pemkab Barut dalam mempercepat konektivitas antarwilayah demi mendongkrak perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Dikatakan, dengan adanya pemantauan secara langsung, pemerintah daerah dapat mengetahui perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan pelaksanaan pembangunan tetap berada pada jalur yang telah ditentukan.

Dalam kesempatan tersebut, Shalahuddin dan rombongan berdialog langsung dengan pihak kontraktor pelaksana serta pengawas lapangan untuk mendengarkan paparan teknis terkait capaian pekerjaan fisik hingga hari ini, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan agar dapat segera dicarikan solusinya.

Dialog tersebut menjadi bagian penting dalam proses pengawasan pembangunan, sehingga setiap perkembangan maupun kendala teknis yang ditemukan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti bersama oleh pihak-pihak terkait.

Ia juga meminta kepada pihak kontraktor pelaksana untuk mengoptimalkan waktu kerja secara profesional tanpa mengesampingkan standar kualitas dan keamanan konstruksi.

Hal tersebut ditekankan, agar proses pembangunan dapat berjalan secara efektif dan tetap memperhatikan ketentuan yang telah ditetapkan dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi.

“Kami juga meminta agar seluruh material dan proses pengerjaan jembatan Lemo sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan demi ketahanan infrastruktur dalam jangka panjang,” tegasnya.

Menurutnya, pemenuhan terhadap standar teknis dalam setiap tahapan pekerjaan merupakan hal penting, untuk memastikan hasil pembangunan memiliki kualitas yang baik dan dapat digunakan secara optimal dalam mendukung kebutuhan masyarakat.

“Untuk perangkat daerah terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), untuk terus melakukan pengawasan ketat serta berkoordinasi intensif guna mengantisipasi kendala teknis di lapangan. Karena jembatan Lemo ini merupakan urat nadi vital bagi mobilitas warga dan distribusi logistik, sehingga penyelesaiannya sangat dinantikan masyarakat,” pungkasnya. (hns1/red)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.