Penggabungan OPD Opsi Tepat di Tengah Efisiensi Anggaran
PALANGKA RAYA,humanusantara.com – Jajaran DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) menilai, wacana penggabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dinilai opsi tepat di tengah efisiensi anggaran.
Hal itu disampaikan, Sekretaris Komisi IV DPRD Kalteng Sirajul Rahman. Menurutnya, penggabungan OPD dapat dilakukan, apabila dinilai mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan. Hal tersebut disampaikannya menyusul rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng melakukan perampingan OPD sebagai bagian dari upaya efisiensi anggaran.
“Penggabungan OPD dapat menjadi salah satu langkah yang dipertimbangkan pemerintah daerah selama mampu mendukung peningkatan kinerja birokrasi dan pelayanan publik,” kata Sirajul beberapa waktu lalu.
Dikatakan, salah satu OPD yang sebelumnya disebut berpotensi digabung adalah Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), mengingat keduanya memiliki keterkaitan dalam bidang pembangunan dan infrastruktur.
“Ya, itu seperti yang pernah disampaikan sebelumnya. Namun, keputusan tersebut tetap menjadi kewenangan Gubernur,” ujarnya.
Ia menegaskan, pihaknya di DPRD Kalteng pada prinsipnya mendukung setiap kebijakan pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan efisiensi organisasi dan kinerja birokrasi.
“Kalau tujuannya untuk efisiensi dan itu merupakan langkah terbaik bagi pemerintah daerah, kami tentu sepakat dan mendukung,” tegasnya.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengingatkan, penggabungan OPD juga memiliki konsekuensi yang perlu diperhatikan, terutama terkait penataan kelembagaan dan sumber daya manusia aparatur sipil negara (ASN).
Pihaknya dari DPRD Kalteng kata dia, tidak secara khusus merekomendasikan penggabungan OPD tertentu, karena keputusan tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan kepala daerah.
“Kami pada dasarnya mendukung kebijakan yang dianggap terbaik untuk kepentingan pemerintah daerah dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Kalteng itu. (hns1/red)