PALANGKA RAYA,humanusantara – Dalam reses beberapa waktu lalu, masyarakat Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah (Kalteng), mengharapkan dukungan peningkatan dan perbaikan infrastruktur.
Harapan tersebut disampaikan masyarakat setempat kepada DPRD Kalteng, saat melaksanakan reses ke kabupaten tersebut beberapa waktu lalu.
Ketua Komisi IV DPRD Kalteng Lohing Simon mengatakan, bidang infrastruktur masih mendominasi usulan masyarakat Gumas. Aspirasi tersebut terutama berkaitan dengan peningkatan konektivitas antardesa serta pemenuhan infrastruktur dasar yang dinilai krusial bagi pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik di wilayah pedalaman.
Menurutnya, kondisi jalan penghubung antarwilayah di kabupaten masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah provinsi. Salah satu usulan prioritas adalah peningkatan ruas Jalan Kuala Kurun-Linau, yang hingga kini masih terdapat sekitar 20 kilometer jalan yang belum tertangani secara optimal.
“Ruas Kuala Kurun-Linau ini sangat vital bagi mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian. Kurang lebih 20 kilometer masih membutuhkan peningkatan, dan ini menjadi aspirasi utama yang kami terima dari masyarakat,” kata Lohing beberapa waktu lalu.
Dikatakan, saat reses masyarakat juga mengusulkan perbaikan ruas jalan Bukit Liti-Bawan-Kuala Kurun. Perbaikan tersebut mencakup penggantian gorong-gorong lama dengan box culvert, yang dinilai lebih kuat, tahan lama, serta mampu mengalirkan air secara optimal di bawah badan jalan.
“Penggunaan box culvert sangat penting karena selain menopang beban kendaraan berat, juga efektif mengatasi persoalan drainase. Ini solusi jangka panjang agar jalan tidak cepat rusak,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ketua Fraksi PDI Perjuangan itu juga menyampaikan, penanganan pengaspalan pada titik-titik rawan kerusakan atau hotspot juga menjadi sorotan masyarakat.
Pembangunan bahu jalan dinilai perlu dilakukan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, terutama di jalur yang sering dilalui kendaraan logistik dan angkutan umum.
Komisi IV DPRD Kalteng kata dia, akan mendorong agar usulan tersebut dapat diakomodasi dalam perencanaan dan penganggaran pemerintah daerah.
“Pemerataan pembangunan infrastruktur adalah kunci mempercepat kemajuan daerah. Aspirasi masyarakat Gumas akan kami perjuangkan agar mendapat perhatian maksimal,” kata Lohing mengakhiri. (hns1/red)