Ini Aspirasi Masyarakat Gunung Mas
PALANGKA RAYA,humanusantara – Berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat dari sejumlah desa di Kabupaten Gunung Mas disuarakan dalam agenda reses perseorangan anggota DPRD Kalimantan Tengah.
Hasil penjaringan aspirasi itu disampaikan juru bicara dari daerah pemilihan I, meliputi Kabupaten Gunung Mas, Katingan dan Kota Palangka Raya, dalam Rapat Paripurna belum lama ini.
“Masyarakat desa Taringen menginginkan pengembangan komoditas kelapa hibrida sebagai alternatif komoditas unggulan,” kata Agie, dalam rapat Paripurna itu.
Selain usulan pengembangan komoditas, warga Desa Taringen, Kecamatan Manuhing, juga menyampaikan berbagai persoalan mendasar, mulai dari ketidakjelasan batas wilayah dengan Kabupaten Katingan, hingga belum terpenuhinya kewajiban dari pihak perusahaan perkebunan PT MSAL.
“Bahkan, menurut keterangan warga, sebanyak 25 kepala keluarga di desa tersebut masih belum mendapatkan bagian plasma,” ungkapnya.
Kebutuhan lain yang diajukan mencakup pembangunan pagar sekolah menengah pertama (SMP), perbaikan rumah guru, penyediaan sarana air bersih dan sanitasi, serta peremajaan armada transportasi pelajar.
Tak hanya itu, warga dan pengurus masjid setempat turut mengusulkan bantuan hibah ambulans serta pembangunan rumah ibadah.
Di sektor pendidikan, kepala desa setempat mengajukan pendirian sekolah tingkat atas (SLTA/SMK) guna memperluas akses pendidikan anak-anak di desa. Sementara kelompok tani berharap adanya bantuan berupa ternak sapi.
“Keluhan juga disampaikan terkait tingginya biaya hidup di daerah, di mana masyarakat meminta agar Upah Minimum Regional (UMR) Kalimantan Tengah ditinjau kembali karena dinilai belum sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga mengatakan, tak hanya dari Taringen, suara masyarakat juga mengalir dari Desa Bereng Jun, yang mengajukan usulan pembangunan sekolah menengah, bantuan ternak serta pengadaan satu unit mobil ambulans.
Kemudian, masyarakat Desa Takaras berharap adanya pembinaan intensif bagi petani kelapa, bantuan pupuk hortikultura, pembangunan sekolah tingkat atas, serta perbaikan jalan desa.
Warga RT 07/RW II Kelurahan Tumbang Talaken juga turut menyampaikan aspirasi mereka, antara lain bantuan bibit kelapa, pembangunan pagar gereja, peningkatan jalan lingkungan, hingga pengadaan tempat pembuangan sampah.
“Pembangunan rumah kaum Masjid Al-Muhajirin dan pengadaan mobil pemadam kebakaran juga menjadi harapan warga kami,” terangnya.
Dari Desa Tumbang Jalemu, usulan mencakup bantuan bibit kelapa dan pupuk, pembangunan SMK, serta penyelesaian pembangunan Gereja Kaharap Jemaat GKE.
Kelompok tani di Kelurahan Tehang turut mengajukan permintaan bantuan alat pertanian dan bibit kelapa.
Desa Luwuk Tukau menyoroti pentingnya pengerasan jalan Simpang Talaken-Luwuk Tukau serta pendampingan penyuluh bagi petani sawit dan kelapa.
Warga juga meminta bantuan pupuk dan bibit kelapa hibrida.
“Hal serupa disuarakan oleh masyarakat Desa Tumbang Oroi dan Tumbang Samui, yang juga berharap ada perbaikan jalan lingkungan dan perhatian terhadap kesejahteraan aparat desa serta RT,” demikian Agie. (hns1/red)