Pemprov Kalteng Gelar Gerakan Pangan Murah, Agustiar: Ini Bentuk Komitmen Pemerintah Menjaga Daya Beli Masyarakat

PALANGKA RAYA,humanusantara.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis (23/7/2026), berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya menggelar gerakan pangan murah (GPM) dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya.

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya itu menjadi salah satu upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Ratusan warga memadati lokasi kegiatan untuk membeli berbagai komoditas pangan strategis yang dijual di bawah harga pasar, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, cabai, hingga aneka produk hortikultura lokal. Selain meningkatkan akses masyarakat terhadap pangan berkualitas, GPM juga menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi dan menjaga ketersediaan pasokan pangan di daerah.

Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran dalam kesempatan itu mengatakan, GPM merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.

“GPM merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau. Saya mengajak seluruh pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan ketahanan pangan serta menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok,” kata Agustiar.

Ia juga mengingatkan pentingnya semangat gotong royong dan nilai-nilai Huma Betang sebagai landasan membangun Kalteng yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Linae Victoria Aden mengatakan, pelaksanaan GPM Bersubsidi dan Cek Kesehatan Gratis menjadi manifestasi nyata komitmen Pemprov Kalteng dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Momentum Hari Jadi ke-61 Pemko Palangka Raya dan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya ini kita jadikan sebagai pijakan untuk merealisasikan komitmen keberpihakan pemerintah kepada kesejahteraan rakyat. Melalui kegiatan pemerintah hadir untuk menjaga keterjangkauan daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi daerah,” kata Linae.

Dikatakan, sasaran kegiatan kali ini meliputi Aparatur Sipil Negara (ASN) Golongan I dan II, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) baik penuh waktu maupun paruh waktu, tenaga alih daya (outsourcing), pengemudi ojek daring (ojol), serta masyarakat yang rentan terhadap gejolak ekonomi.

“Sesuai arahan Bapak Gubernur, pemerintah memberikan subsidi harga sebesar 40 persen untuk berbagai komoditas pangan. Seluruh produk yang dipasarkan telah melalui proses verifikasi mutu dan kelayakan sehingga aman dikonsumsi masyarakat,” ujarnya.

Keberhasilan pelaksanaan kegiatan tersebut tidak terlepas dari sinergi lintas sektor yang melibatkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan, Dinas Koperasi dan UKM, Perum Bulog, serta berbagai mitra lainnya.

“Kolaborasi lintas sektor ini terbukti efektif dalam memobilisasi komoditas pangan dalam jumlah besar dalam waktu singkat. Kegiatan hari ini sekaligus menjadi kado nyata dari Bapak Gubernur Kalteng bagi kesejahteraan masyarakat pada momentum hari jadi Kota Palangka Raya,” pungkasnya. (hns1/red)

Gerakan Pangan MurahGubernur Kalimantan TengahH. Agustiar SabranJaga Daya Beli MasyarakatPemerintah Provinsi Kalimantan Tengah
Comments (0)
Add Comment