MUARA TEWEH,humanusantara – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027, yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis (5/3/2026), menetapan program peningkatan sarana air bersih menjadi salah satu program prioritas pada tahun anggaran 2027 mendatang.
Musrenbang RKPD 2027 itu, langsung dibuka secara resmi Bupati Barut H Shalahuddin. Dalam arahannya ia menyampaikan, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama penyediaan air bersih menjadi salah satu program prioritas Pemkab Barut pada 2027 mendatang.
“Kapasitas layanan air bersih di wilayah Kota Muara Teweh dan sekitarnya, hingga saat ini belum sepenuhnya mampu kebutuhan dasar masyarakat,” kata Shalahuddin.
Dikatakan, untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kapasitas instalasi pengolahan air bersih, dengan dukungan anggaran dari pemerintah pusat.
“Tahun ini Pemkab Barut mendapatkan bantuan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBD), melalui Kementerian Pekerjaan Umum untuk penambahan Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas 50 liter per detik,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan, pemerintah daerah juga telah merencanakan pembangunan sistem penyediaan air bersih baru, dengan kapasitas sekitar 20 liter per detik, dengan nilai investasi mencapai Rp70 miliar.
“Langkah ini merupakan bagian komitmen dari pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan dasar masyarakat, khususnya dalam penyediaan air bersih yang layak dan berkelanjutan,” ujarnya. (hns1/red)