Pimpin Rakor Kelangkaan BBM dan Elpiji 3 Kg, Ini Langkah Konkret Bupati Shalahuddin

MUARA TEWEH,humanusantara – Bupati Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng) H Shalahuddin memimpin langsung rapat koordinasi, menindaklanjuti kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) serta gas elpiji 3 Kg di wilayah itu.

Dalam rapat tersebut, ia juga didampingi langsung Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Shalahuddin mengatakan, rapat koordinasi tersebut digelar sebagai respons atas kondisi tata kelola BBM dan elpiji yang berdampak langsung terhadap masyarakat di kabupaten itu.

“Dari laporan yang kita dapatkan, terjadi antrean Panjang, kelangkaan BBM, serta dugaan penjualan diatas harga ketentuan pemerintah,” kata Shalahuddin.

Dikatakan, langkah konkret dan koordinasi lintas sektor perlu dilakukan agar persoalan tersebut tidak terus terulang dan menjadi polemik di tengah masyarakat.

“Kelangkaan BBM di daerah ini sudah sering terjadi, dan ini sudah sangat menjadi perhatian publik dan media sosial. Kami mengusulkan adanya pengaturan khusus bagi kendaraan dinas berpelat merah agar tidak menambah antrean panjang di SPBU,” tegasnya.

Dikatakan, kendaraan berpelat merah perlu dijadwalkan khusus, misalnya pada jam tertentu, sore atau malam hari, pengaturan tersebut kata dia harus diumumkan secara terbuka agar dipahami oleh semua pihak.

“Kami juga mengusulkan pembentukan group koordinasi khusus penanganan kelangkaan BBM dan elpiji 3 Kg guna memantau kondisi di lapangan,” demikian Shalahuddin. (hns1/red)

Bupati BaritoUtaraH. ShalahuddinKelangkaan BBM dan Gas Elpiji 3 KgPemerintah Kabupaten Barito UtaraRapat Koordinasi
Comments (0)
Add Comment