Kunjungi Desa Mampuak II, Bupati Barut Salurkan Bantuan Pendidikan dan Tinjau Kerusakan Jalan Kabupaten yang Dilewati PT BBN, Shalahuddin: Perusahaan Wajib Bertanggung Jawab Melakukan Perbaikan
MUARA TEWEH,humanusantara.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung di bidang pendidikan dan menjaga infrastruktur publik.
Hal itu ditunjukkan Bupati Barut H Shalahuddin dengan melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Mampuak II, Kecamatan Teweh Timur, dalam rangkaian kegiatan Safari, Jumat (17/7/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Shalahuddin menyerahkan bantuan pendidikan melalui program unggulan SIP PINTAR kepada 18 siswa TK dan PAUD Permata Bunda Mampuak II. Bantuan yang disalurkan berupa seragam sekolah, tas, serta perlengkapan alat tulis.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kualitas pendidikan anak usia dini. Kami memastikan seluruh perlengkapan yang disalurkan memiliki standar kualitas yang baik, mulai dari bahan seragam yang nyaman, tas yang kuat, hingga alat tulis yang aman digunakan oleh anak-anak,” kata Shalahuddin.
Ia juga menegaskan, agar seluruh pelajar di kabupaten itu mendapatkan fasilitas yang layak untuk menunjang proses belajar mereka.
Bantuan yang diserahkan itu kata dia, sebagai wujud komitmen Pemkab Barut dalam memastikan pendidikan anak usia dini berjalan dengan optimal.
Dalam kunjungan tersebut, ia bersama jajaraannya juga melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi ruas jalan kabupaten yang melintasi wilayah tersebut.
Ia mendapati kondisi jalan mengalami kerusakan serius dan berdebu akibat aktivitas operasional perusahaan pertambangan, PT Barito Bangun Nusantara (BBN).
Dalam kesempatan itu Shalahuddin juga langsung memberikan instruksi tegas kepada pihak perusahaan.
“Perusahaan wajib bertanggung jawab memperbaiki kerusakan jalan sesuai dengan standar konstruksi awal. Ini adalah jalan kabupaten, fasilitas umum yang menjadi akses utama masyarakat. Saya tidak izinkan lagi perusahaan melewati jalan ini jika tidak diperbaiki. Segera ambil langkah nyata untuk mengembalikan kondisi jalan seperti semula,” tegasnya.
Dikatakan, perbaikan jalan tidak dilakukan seadanya atau sekadar menimbun batu pada badan jalan. Sehingga dalam kunjungan itu, ia juga langsung menginstruksikan agar perbaikan dilakukan dengan standar konstruksi yang tepat, seperti perbaikan secara rigid jika memang sebelumnya jalan tersebut merupakan jalan beton.
“Perbaikan ini bukan untuk kepentingan saya, melainkan untuk kepentingan masyarakat luas,” tegasnya kembali. (hns1/red)