HumaNusantara.com
Fakta Terpercaya dari Nusantara

Evaluasi 100 Hari Kerja Momentum Strategis Percepat Pembangunan Daerah

0

MUARA TEWEH,humanusantara – Bupati Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng) H Shalahuddin, Rabu (11/2/2026), memimpin langsung rapat evaluasi 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati periode 2025-2030.

“Evaluasi ini merupakan momentum strategis untuk mempercepat pembangunan daerah, sekaligus memperkuat kinerja pemerintahan, agar program yang dijalankan benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat,” kata Shalahuddin, saat memimpin rapat tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Shalahuddin juga menyampaikan apresiasi kepada Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), staf ahli, para asisten, kepala perangkat daerah, Direktur RSUD Muara Teweh, jajaran Perusahaan Daerah (Perusda) dan PDAM, seluruh Camat, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi selama 100 hari kerja pertama pemerintahan, di masa kepemimpinannya.

Suasana rapat evaluasi 100 hari program kerja kepala daerah, Rabu (11/2/2026). Foto : Istimewa

“Perubahan besar sering kali dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dan penuh tanggung jawab. Melalui semangat bekerja keras, bergerak cepat, dan bertindak cepat, kita mulai mengarah pada perubahan positif yang dapat dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Dikatakan, evaluasi tidak hanya bertujuan menilai capaian awal pemerintahan, melainkan menjadi sarana koreksi, refleksi, dan penguatan arah kebijakan agar pelaksanaan program pembangunan ke depan semain optimal.

“Seluruh perangkat daerah harus menjadikan 11 program unggulan dan 12 program prioritas sebagai pedoman utama dalam bekerja, dengan pelaksanaan yang terintegrasi, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada hasil,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (POD) untuk terus bahu-membahu mewujudkan visi dan misi daerah. Karena kata dia, sinergi antarperangkat daerah, keterlibatan masyarakat, serta pengawasan dan evaluasi berkala menjadi keberhasilan pembangunan daerah.

Beberapa capaian yang telah dirasakan masyarakat dalam 100 hari kerja disebutkan, masuknya aliran listrik ke sejumlah wilayah terpencil, penyaluran bantuan perlengkapan sekolah, progress pembangunan Jembatan Sikan, Lemo, dan Lahei, penyaluran bantuan alat berat dan kendaraan, serta penyediaan alat kesehatan.

“Selain itu, percepatan pembangunan infrastruktur dasar turut menjadi fokus, seperti perbaikan dan peningkatan kualitas jalan, pengembangan jaringan air bersih, serta penyediaan listrik bagi desa-desa yang belum terjangkau,” jelasnya.

Evaluasi itu kata dia harus menjadi momentum untuk memperbaiki kinerja, memperkuat koordinasi, dan meningkatkan akuntabilitas.

“Dengan kerja sama yang solid, saya yakin seluruh program pembangunan dapat berjalan lebih baik,” pungkasnya. (hns1/red)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.