HumaNusantara.com
Fakta Terpercaya dari Nusantara

Gubernur Kalteng Raih Indonesia Kita Awards 2025 atas Inovasi Ketahanan Pangan

0

JAKARTA,humansantara.com – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Agustiar Sabran, kembali menorehkan prestasi nasional dengan meraih Indonesia Kita Awards 2025 kategori Empowerment of Agriculture and Food Self-Sufficiency yang diselenggarakan Garuda TV.

Penganugerahan bergengsi tersebut berlangsung di Yudistira Ballroom, Patra Jasa Office Tower, Jakarta, Senin (10/11/2025).

Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata atas keberhasilan dan komitmen Gubernur Agustiar Sabran dalam memperkuat sektor pertanian melalui berbagai inovasi dan program berkelanjutan. Salah satu wujud konkret dari upaya tersebut adalah pengembangan lumbung pangan nasional (food estate) di Kalimantan Tengah, yang berfokus pada peningkatan produksi padi, jagung, dan singkong sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan nasional.

Agustiar menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa capaian ini bukan hanya prestasi pribadi, melainkan hasil kerja kolektif seluruh pihak yang terlibat.

“Alhamdulillah, Kalimantan Tengah ditunjuk oleh Bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN), tentunya selaras dengan visi dan misi kami dalam memperkuat ketahanan pangan,” ujar Agustiar.

Lebih lanjut, Gubernur menegaskan, penghargaan itu menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan bekerja keras dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama petani yang menjadi ujung tombak pembangunan sektor pertanian di Kalteng.

“Apa yang kami terima ini kami dedikasikan untuk masyarakat Kalimantan Tengah. Tentunya hal ini kami anggap sebagai penyemangat untuk terus berinovasi dan memperkuat sektor pertanian,” tegasnya.

Agustiar juga menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat, terutama para petani, yang telah berperan aktif dalam mendukung program ketahanan pangan di Kalteng.

“Terima kasih masyarakat Kalimantan Tengah. Hidup petani, hidup para pejuang pangan, hidup kearifan lokal,” tuturnya. (hns2/red)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.