HumaNusantara.com
Fakta Terpercaya dari Nusantara

Pemudik Nataru Meningkat, Angka Kecelakaan Turun 16 Persen

0

PALANGKA RAYA,humanusantara – Dalam rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ), yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Kalimantan Tengah, Selasa (13/1/2025), terungkap, jumlah pemudik Natal dan Tahun Baru (2025/2026) meningkat, dalam rapat tersebut, juga diungkapkan jumlah kecelakaan lalu lintas mudik Nataru juga mengalami penurunan 16 persen.

Rapat yang dipimpin langsung Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Tengah Yulindra Dedy, juga diihadiri instansi terkait yang tergabung dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Rapat tersebut juga sebagai upaya bersama untuk menilai pelaksanaan pengamanan dan pelayanan angkutan selama periode Nataru serta merumuskan langkah perbaikan ke depannya.

“Berdasarkan hasil evaluasi, terdapat peningkatan jumlah masyarakat yang melaksanakan mudik dan perjalanan Nataru menggunakan moda transportasi umum, baik bus, pesawat, maupun kapal di Kalimantan Tengah, jika dibandingkan dengan periode Nataru 2024/2025. Hal ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi umum yang aman dan nyaman,” kata Dedy.

Selain itu, capaian positif juga terlihat pada aspek keselamatan lalu lintas. Selama periode Posko Angkutan Nataru, sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan sebesar 16 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Oleh sebab itu, dalam kesempatan tersebut, Yulindra menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Posko Angkutan Nataru 2025/2026.

“Kita bersyukur, berdasarkan hasil evaluasi, pelaksanaan Posko Angkutan Nataru tahun ini berjalan dengan baik. Terjadi peningkatan penggunaan angkutan umum sekaligus penurunan angka kecelakaan lalu lintas. Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut juga dibahas sejumlah agenda strategis, antara lain penanganan lokasi rawan kecelakaan lalu lintas, persiapan penyelenggaraan Posko Angkutan Lebaran Tahun 2026, yang diperkirakan berlangsung pada Maret mendatang, serta rencana program mudik gratis bagi masyarakat Kalimantan Tengah yang akan pulang kampung saat Hari Raya Idulfitri.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor, khususnya dalam penanganan titik rawan kecelakaan dan persiapan Posko Lebaran 2026. Termasuk salah satunya adalah perencanaan program mudik gratis sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat,” ungkapnya.

Melalui forum tersebut, ia berharap, hasil evaluasi dan rekomendasi yang dihasilkan dapat menjadi dasar peningkatan kualitas pelayanan transportasi dan keselamatan lalu lintas di Kalimantan Tengah pada masa mendatang. (hns1/red)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.