Dissiptaka Barito Utara Gelar Pelatihan Arsip Dinamis dan Aplikasi SRIKANDI
MUARA TEWEH,humanusantara.com – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dissiptaka) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah menggelar Pelatihan Pengelolaan Arsip Dinamis dan Penerapan Aplikasi SRIKANDI, Selasa (11/11/2025).
Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola arsip sekaligus mendorong transformasi digital di seluruh perangkat daerah.
Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 11 hingga 12 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh pejabat struktural dan pengelola arsip dari seluruh OPD.
Kepala Dissiptaka Kabupaten Barito Utara, Fakhri Fauzi, menegaskan pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan pengelolaan arsip, baik konvensional maupun elektronik, serta mendorong penerapan SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) sebagai bagian dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
“Melalui pelatihan ini, kita ingin mendinamiskan penyelenggaraan kearsipan agar lebih komprehensif, terpadu, dan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Arsip bukan sekadar dokumen, tetapi bukti autentik pertanggungjawaban pemerintahan,” ujarnya.
Narasumber dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), yaitu Dra. Prihatni Wuryatmini, M.Hum. dan Pinandita Syafrisman, hadir untuk memberikan materi. Kegiatan ini juga dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, drg. Dwi Agus Setijowati.
Fakhri Fauzi menyebutkan, evaluasi digitalisasi arsip tahun 2024 menunjukkan Kabupaten Barito Utara memperoleh nilai 64,94 (baik), lebih tinggi dibanding pengawasan nasional yang berada di angka 47,37 (kurang). Hal ini menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan arsip di seluruh OPD.
“Dengan komitmen bersama, kita wujudkan kearsipan yang tertib, aman, dan bernilai guna tinggi di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan,” tambahnya. (hns2/red)