PURUK CAHU,humanusantara.com – Ketua DPRD Murung Raya (Mura), Kalimantan Tengah (Kalteng) Rumiadi, Senin (3/8/2026), menghadiri sekaligus membuka Parade dan Karnaval Budaya.
Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Mura. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan partisipasi berbagai elemen masyarakat yang menampilkan beragam atraksi budaya.
Rumiadi menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme para peserta maupun masyarakat yang memadati sepanjang rute karnaval untuk menyaksikan jalannya kegiatan.
“Penyelenggaraan karnaval budaya tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memiliki makna penting dalam menjaga kelestarian tradisi serta mempererat kebersamaan,” kata Rumiadi.
Ia sangat mengapresiasi semangat para peserta dan masyarakat yang ikut memeriahkan kegiatan tersebut. Karnaval Budaya bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga menjadi sarana untuk melestarikan nilai-nilai budaya sekaligus memperkuat tali silaturahmi di tengah masyarakat.
Politisi PDI Perjuangan itu juga mengatakan, parade budaya merupakan momentum yang tepat untuk memperkenalkan sekaligus menampilkan kekayaan seni, adat, dan budaya yang dimiliki masyarakat Bumi Tira Tangka Balang kepada masyarakat luas.
Lebih lanjut ia mengatakan, peringatan Hari Jadi ke-24 Mura harus menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman sebagai fondasi dalam mendukung pembangunan daerah.
“Di usia ke-24 ini, semangat persatuan dan keberagaman harus terus dipelihara. Nilai-nilai tersebut merupakan modal utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan,” harapnya.
Lebih lanjut dikatakan, keterlibatan para pelajar dan generasi muda dalam parade budaya harus diapresiasi. Menurutnya, partisipasi mereka mencerminkan kepedulian terhadap pelestarian adat dan budaya sebagai warisan yang harus dijaga dan diteruskan kepada generasi berikutnya.
“DPRD Mura akan terus mendukung berbagai program pemerintah daerah yang bertujuan melestarikan adat istiadat, seni, dan budaya lokal agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman,” pungkasnya. (hns1/red)