PULANG PISAU,humanusantara.com – Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulang Pisau (Pulpis), Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis (30/7/2026), melalui Dinas Lingkungan Hidup menerima kunjungan kerja Anggota Komisi III DPRD Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan (Kalsel).
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka kunjungan kerja sekaligus kaji tiru pengelolaan sampah kompos dan organik.
Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pulpis Gopritson mengatakan, dalam kunjungan itu, jajaran Komisi III DPRD Batola ingin melihat dan belajar tentang pengelolaan sampai di Bumi Handep Hapakat, khususnya penanganan sampah kompos dan organik, yang dimanfaatkan sebagai pupuk.
“Sekitar dua atau tiga bulan yang lalu kita sudah melakukan beberapa inovasi dalam pengelolaan sampah, khususnya sampah organik,” kata Gopritson.
Kunjungan tersebut ungkap dia, merupakan kunjungan kedua kalinya dari Komisi III DPRD Batola. Di mana kunjungan pertama mereka mendengarkan pemaparan tentang apa yang sudah dilaksanakan, dan kedua, mereka melihat langsung pengelolaan sampah yang dilaksanakan langsung dilapangan.
“Dalam kunjungan kedua ini, mereka ingin melihat langsung ke lapangan, khususnya di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Rei 3 ini,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi kunjungan tersebut, di mana Anggota DPRD Batola benar-benar ingin belajar secara langsung di lapangan, dan betul-betul ingin mendalami dan memahami bagaimana pengelolaan sampah yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup Pulpis.
“Mereka ingin belajar bagaimana mengelola sampah rumah tangga menjadi pupuk kompos, intinya kita menyambut baik kedatangan mereka, agar kita sama-sama bisa berbagi informasi tentang pembangunan, khususnya dalam pengelolaan sampah,” bebernya.
Saat yang sama, Ketua Komisi III DPRD Batola Saleh menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Dinas Lingkungan Hidup yang menyambut baik kunjungan kerja mereka.
“Alhamdulillah kami di terima langsung dengan baik oleh jajaran Dinas Lingkungan Hidup di lapangan, ini merupakan oleh-oleh bagi kami, karena apa yang di praktekan di lapangan itu sangat bermanfaat bagi kami untuk diterapkan di di Batola,” kata Saleh.
Dari kunjungan kerja itu kata dia, akan dijadikan tolok ukur dan bahan mereka dalam rapat kerja bersama dengan dinas terkait. (ist/hns1/red)