MUARA TEWEH,humanusantara.com –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng) mengikuti rapat koordinasi bidang kesehatan sebagai upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut diikuti jajaran perangkat daerah terkait, manajemen rumah sakit, serta tenaga kesehatan di lingkungan Pemkab Barut.
Bupati Barut H Shalahuddin dalam kesempatan itu menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam melakukan transformasi RSUD Muara Teweh menjadi rumah sakit yang prima dan mampu menjadi rujukan di Kalteng.
“Peningkatan pelayanan kesehatan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penguatan manajemen, pembangunan fasilitas, hingga peningkatan kesejahteraan tenaga Kesehatan,” kata Shalahuddin.
Dikatakan, Pemkab Barut berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi masyarakat.
Dalam rapat tersebut, Direktur RSUD Muara Teweh Hj Wahidah Asurawati memaparkan kondisi dan perkembangan rumah sakit, mulai dari struktur organisasi manajemen hingga sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki.
Diungkapkan, saat ini, RSUD Muara Teweh memiliki 618 karyawan yang terdiri atas ASN dan non-ASN untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.
Selain itu, dipaparkan pula ketersediaan dokter spesialis yang saat ini bertugas di RSUD Muara Teweh beserta kebutuhan dokter spesialis yang masih diperlukan.
Sejumlah alat kesehatan penunjang pelayanan rumah sakit juga turut menjadi pembahasan dalam rapat koordinasi tersebut.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemkab Barut berharap peningkatan kualitas layanan kesehatan dapat terus dilakukan melalui penguatan SDM, pemenuhan tenaga medis spesialis, serta penyediaan sarana dan prasarana kesehatan yang memadai guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (hns1/red)