MUARA TEWEH,humanusantara.com – Pertumbuhan investasi yang masuk ke Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng) pada triwulan I 2026 luar biasa, di mana tercatat sebesar Rp819 miliar lebih.
Menurut Kepala Dinas Penamanan Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Syahlimudin A Surapati, realisasi investasi di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan, pada triwulan I 2026 mencapai Rp819,37 miliar lebih.
Nilai tersebut berasal dari Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
“Untuk realiasinya di triwulan I sudah mencapai Rp819,37 miliar lebih dari PMA dan PMDN,” kata Syahlimudin, dalam konsultasi publik II penyusunan naskah akademik rancangan peraturan daerah (Raperda) Barut tentang Penanaman Modal Daerah Tahun Anggaran (TA) 2026, Senin (25/5/2026).
Dari realisasi tersebut ungkap dia, PMA tercatat sebesar Rp418,44 miliar lebih dan PMDN Rp400,92 miliar lebih. Capaian investasi tersebut membawa dampak positif bagi daerah, karena mampu menyerap tenaga kerja Indonesia yang mencapai 1.050 orang.
“Sementara berdasarkan data Online Single Submission (OSS), sepanjang 2025 tercatat sebanyak 2.167 Nomor Induk Berusaha (NIB) diterbitkan di Barut, dan dari 1 Januari hingga 17 Mei 2026, jumlah NIB yang terbit sudah mencapai 729 izin usaha,” ungkapnya. (hns1/red)