Pendaftaran SMMPTN BARAT 2026 Resmi Buka

PALANGKA RAYA,humanusantara.com – Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Konsorsium BKS Barat tahun 2026 (SMMPTN-Barat 2026) resmi dibuka melalui soft launching yang dilaksanakan, Senin (4/5/2026), via zoom meeting dan disebarluaskan melalui media sosial resmi milik SMMPTN-Barat 2026.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 15.00 WIB tersebut dihadiri para pengurus Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri wilayah Barat (BKS-PTN-Barat), pimpinan SMMPTN-Barat 2026, pengurus kelompok kerja (Pokja), para rektor, wakil rektor, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru sekolah dan para calon mahasiswa.

Dalam sambutannya Ketua SMMPTN Barat 2026 sekaligus Rektor Universitas Bangka Belitung  Prof Ibrahim, M.Si menyampaikan, pelaksanaan seleksi itu  diikuti 27 Perguruan Tinggi Negeri yang tergabung sebagai anggota konsorsium SMMPTN 2026.

“Ini peluang bagi calon mahasiswa untuk memilih lebih dari satu program studi di PTN yang tersedia dengan kapasitas  lebih kurang 1013 prodi untuk 20.035 kuota mahasiswa dengan kategori tiga karakteristik kombinasi pilihan PTN Umum, PTN Seni dan PTN Agama,” ucapnya.

Dari sisi fleksibilitas, calon mahasiswa bisa memilih lintas program studi (saintek/soshum) dengan memilih maksimal dua program studi, dan program studi tersebut tidak harus menjadi pilihan tempat pelaksanaan lokasi tes UTBK SMMPTN.

“Untuk Pendaftaran SMMPTN dilakukan mulai 4 Mei 2026 pukul 16.00 WIB sampai dengan 11 Juni 2026 pukul 16.00 WIB, untuk jadwal ujian dilaksanakan 17 Juni sampai dengan 24 Juni 2026 dan pengumuman  kelulusan hasil selesksi SMMPTN Barat 2026 pada 30 Juni 2026 mendatang. Saya berharap calon mahasiswa peserta SMMPTN terus memonitoring informasi melalui portal resmi smmptnbarat.id,” ujarnya.

Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan, Ketua Badan Kerja Sama PTN Wilayah Barat sekaligus Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Prof Dr Salampak M.S menyampaikan, BKS Wilayah Barat didirikan 1979, saat ini memiliki keanggotaan 39 Perguruan Tinggi Negeri yang tersebar di wilayah Sumatera, Jawa Barat, Banten dan  Kalimantan, Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Barat( Kalbar).

“Saat ini salah satu program staregis wujud nyata kolaborasi dari 39 perguruan tinggi adalah Seleksi Mandiri Mahasiswa Baru jalur mandiri atau dikenal SMMPTN Barat, yang pertama kali dilaksanakan pada 2017 lalu dengan partisipasi awal sebanyak 15 PTN,” ungkapnya.

Dijelaskan, 2026 ini merupakan pelaksanaan SMMPTN Barat yang ke-10, sebuah capaian yang mencerminkan konsistensi, adaptasi, dan komitmen kita dalam memberikan layanan seleksi yang berkualitas kepada calon mahasiswa.

Ia menyampaikan harapan sekaligus apresiasi yang sebesar-besarnya atas kerja sama yang solid antara Tim Gugus Tugas dan seluruh panitia di 27 PTN peserta SMMPTN Barat 2026.

“Sinergi inilah yang menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Rektor Perguruan Tinggi Negeri anggota BKS-PTN Barat yang telah berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan SMMPTN Barat Tahun 2026,” tandasnya.

Komitmen, dukungan, dan sinergi dari seluruh pihak, sambungnya, menjadi fondasi utama dalam mewujudkan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang berkualitas, transparan, dan berkeadilan. Semoga kolaborasi yang telah terbangun ini terus memperkuat peran perguruan tinggi negeri dalam memberikan akses pendidikan tinggi yang lebih luas dan bermutu bagi generasi bangsa.

“Ucapan terima kasih yang tulus juga kami sampaikan kepada Bank Mandiri, BNI, BTN, BSI, dan BRI yang telah bersedia menjadi mitra strategis dalam penyelenggaraan SMMPTN Barat Tahun 2026, dimana dukungan ini merupakan bagian penting dalam memastikan proses seleksi berjalan efektif, transparan, dan akuntabel. Penghargaan khusus saya sampaikan kepada panitia pelaksana dan Tim Gugus Tugas SMMPTN Barat 2026 yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dalam mempersiapkan seluruh aspek kegiatan ini secara matang dan terstruktur,” pungkasnya. (hns1/red)

 

PendidikanProf. SalampakSMMPTN BARAT 2026Universitas Palangka Raya
Comments (0)
Add Comment