JAKARTA,humanusantara – Anggota Komisi XII DPR RI Sigit Karyawan Yunianto menyampaikan, Kementerian Lingkungan Hidup akan melakukan investigasi lapangan atas dampak kerusakan ekologi yang diakibatkan dari aktivitas pertambangan yang dilakukan PT Asmin Bara Bronang (ABB).
Hal itu disampaikan Sigit, usai mengikuti rapat bersama jajaran Kementerian Lingkungan Hidup di ruang rapat Komisi XII, komplek Senayan Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Hadir dalam rapat tersebut Pimpinan dan Anggota Komisi XII DPR RI, Dirjen Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup beserta staf.
Dalam kesempatan itu, Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Tengah (Kalteng) itu meminta, agar Kementerian Lingkungan Hidup untuk proaktif menangani permasalahan kerusakan lingkungan di Bumi Tambun Bungai, sebab sudah merugikan masyarakat.
“Saya minta mitra kami Kementerian Lingkungan Hidup untuk cek lokasi, cek kerusakan ekologi yang ditimbulkan maupun yang dirasakan masyarakat atas aktivitas pertambangan di desa Barunang,” kata Sigit, usai rapat.
Mantan Ketua DPRD Kota Palangka Raya tiga periode itu juga meminta, agar Kementerian Lingkungan Hidup untuk melakukan investigasi terhadap PT Bartim Coalindo yang telah ramai dibicarakan masyarakat, karena diduga mencemari sungai akibat pembuangan limbah dari aktivitas pertambangan yang dilakukan.
“Saya kira tidak hanya 2 perusahaan ini saja yang harus dievaluasi, tetapi perusahaan-perusahaan nakal yang selalu tidak memperdulikan lingkungan karena aktivitasnya segera ditindak, kita tidak gentar jika memang perusahaan terbukti melakukan pembiaran maupun pengerusakan lingkungan,” demikian Sigit. (shi/hns1/red)