Realisasi Belanja Modal Tahun Anggaran 2026 Harus Dipercepat

PALANGKA RAYA,humanusantara – Fraksi Partai Golkar DPRD Kalimantan Tengah meminta Pemerintah Provinsi, agar menyiapkan langkah strategis untuk mempercepat realisasi belanja modal di tahun anggaran 2026.

Desakan itu disampaikan, agar tidak kembali terjadi penumpukan kegiatan di akhir tahun anggaran seperti tahun-tahun sebelumnya.

Juru bicara Fraksi Partai Golkar Okki Maulana, menilai percepatan realisasi belanja sangat penting untuk memastikan pembangunan berjalan efektif dan tepat waktu.

“Bagaimana langkah Pemerintah Provinsi untuk mempercepat realisasi belanja modal tahun 2026 agar tidak kembali terjadi penumpukan kegiatan di akhir tahun anggaran? Apakah telah dilakukan perbaikan sistem perencanaan, pelelangan dini, dan penguatan koordinasi antar-perangkat daerah guna memastikan efektivitas pelaksanaan program prioritas?” kata Okki beberapa waktu lalu.

Selain soal percepatan belanja, pihaknya dari Fraksi Golkar juga menyoroti komitmen Pemerintah Provinsi terhadap efisiensi anggaran, terutama untuk kegiatan yang dinilai tidak termasuk prioritas pembangunan.

“Kami ingin mengetahui bagaimana hasil efisiensi tersebut akan dialihkan untuk memperkuat belanja publik yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, dan ketahanan pangan,” tegasnya.

Okki menjelaskan, efisiensi anggaran semestinya tidak sekadar penghematan, tetapi juga menjadi instrumen untuk memperbesar manfaat bagi masyarakat luas.

Fraksi Golkar juga menyoroti realisasi belanja hibah hingga triwulan ketiga 2025 yang dinilai masih rendah, terutama penyaluran kepada organisasi keagamaan, sosial kemasyarakatan, dan lembaga pendidikan nonformal.

Padahal, menurutnya, belanja hibah memiliki peran penting dalam memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan di tingkat akar rumput.

“Alokasi hibah ini memiliki peran strategis dalam mendukung kegiatan sosial yang berkontribusi pada pembinaan moral, kerukunan umat, dan pemberdayaan masyarakat,” tutur wakil rakyat dari daerah pemilihan III, meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat, Lamandau dan Sukamara itu.

Yang perlu dijelaskan juga kata dia, penyebab lambatnya realisasi hibah dan langkah konkret yang akan ditempuh untuk mempercepat penyalurannya.

“Fraksi Golkar memohon penjelasan mengenai penyebab keterlambatan realisasi serta langkah konkret yang ditempuh untuk percepatan penyalurannya, agar pelaksanaan belanja hibah dapat direalisasikan tepat waktu, tepat sasaran, dan tetap menjunjung prinsip akuntabilitas serta asas keadilan bagi seluruh penerima manfaat di Kalteng,” demikian Okki. (hns1/red)

Anggota DPRD Kalimantan TengahDPRD Kalimantan TengahOkki MaulanaRealisasi Belanja Modal
Comments (0)
Add Comment