MUARA TEWEH,humanusantara – Bupati Barito Utara, Kalimantan Tengah H Shalahuddin, menyerukan transformasi budaya kerja bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten itu.
Ajakan itu disampaikan secara tegas dalam apel gabungan perdana yang dipimpinnya beberapa waktu lalu. Dalam amanatnya, ia menegaskan perlunya meninggalkan ego sektoral dan budaya kerja yang tidak produktif.
Ia mendorong terciptanya birokrasi yang berintegritas, profesional, dan berempati dalam melayani masyarakat.
“Marilah bersama-sama kita luruskan niat dan kuatkan tekad untuk memajukan Kabupaten Barito Utara. Tugas kita bukan sekadar administrasi, tetapi memberikan pelayanan terbaik dengan integritas, profesionalisme, dan empati,” kata Shalahuddin.
Dikatakan, empat fondasi utama yang akan menjadi arah kebijakannya, pertama bekerja dengan semangat baru, meningkatkan disiplin dan loyalitas yang berorientasi pada tanggung jawab dan amanah rakyat, bukan kepada individu.
“Kami membutuhkan dukungan penuh untuk kebijakan dan program pembangunan lima tahun ke depan yang berlandaskan tata kelola pemerintahan yang baik. Dan keempat, setiap ASN harus menjadi agen perubahan yang aktif dalam reformasi birokrasi dan pembangunan daerah,” tegasnya.
Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu juga meminta agar ASN harus berani berubah dan menjadi bagian dari solusi.
“Jangan hanya menjadi penonton. Pemerintah daerah membutuhkan ASN yang berintegritas, kompeten, dan siap bekerja keras,” harapnya.
Lebih lanjut dikatakan, kolaborasi dan komunikasi vertikal yang terbuka dinilai sebagai kunci kemajuan.
Ia juga akan membuka ruang bagi seluruh staf untuk menyampaikan ide, saran, dan kritik konstruktif.
“Tidak ada pemimpin yang bisa membawa perubahan sendirian. Hanya dengan bersatu, perubahan itu bisa kita wujudkan,” demikian Shalahuddin. (hns1/red)